Menolong Orang Lain, Menyembuhkan Luka Diri Sendiri
Menariknya, para ulama sejak dahulu tidak hanya memandang ibadah sosial sebagai solusi kemiskinan, tetapi juga sebagai terapi jiwa. Orang yang gemar berbagi cenderung lebih kuat menghadapi tekanan hidup karena hatinya tidak semata sibuk menghitung kehilangan. Ia belajar melihat makna di balik setiap ujian.

