Author: Admin YNSU

Harta yang Disimpan, Amal yang Hilang

Karena itu, Islam mengajarkan keseimbangan. Bekerja keraslah, tetapi jangan biarkan dunia menguasai hati. Milikilah harta, tetapi jangan sampai harta memiliki diri kita. Sebab pada akhirnya, manusia tidak akan ditanya berapa banyak yang berhasil dikumpulkan, melainkan ke mana hartanya digunakan. Dan ketika kematian tiba, penyesalan terbesar bukan karena kurang kaya, melainkan karena terlalu banyak menyimpan harta sementara amal justru hilang tanpa bekas.

Ketika Dunia Menjauh dan Akhirat Mendekat

Sebab pada akhirnya, akan datang satu masa ketika dunia perlahan menjauh dan akhirat semakin dekat. Pada saat itu, manusia tidak lagi sibuk menghitung apa yang dimiliki, tetapi menyesali apa yang belum sempat diberikan. Dan sebelum detik itu tiba, kesempatan untuk meninggalkan amal jariyah sebenarnya masih terbuka lebar hari ini.

Selamat Tahun Baru Hijriyah 1448 H

Selamat Tahun Baru Hijriyah 1448 H. Mari songsong tahun baru dengan semangat hijrah menuju pribadi yang lebih bertakwa, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat. Tahun 1448 H, saatnya memperbarui niat dan memperkuat ikhtiar untuk meraih ridha Allah SWT.

YNSU Raih Penghargaan 10 Besar Penyelenggara Donor Darah Terbanyak dari PMI Sidoarjo

Penghargaan yang diterima YNSU menjadi bukti bahwa gerakan kemanusiaan yang dijalankan secara konsisten mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Setiap kantong darah yang terkumpul bukan sekadar angka statistik, melainkan harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah untuk menjalani pengobatan dan penyelamatan nyawa.

“Andai Aku Bisa Kembali”: Penyesalan Terbesar Menjelang Kematian

Mungkin itulah alasan mengapa penyesalan terbesar menjelang kematian bukan tentang kurangnya harta, melainkan kurangnya amal. Sebab ketika ajal sudah di depan mata, manusia akhirnya memahami satu hal penting: kesempatan paling mahal di dunia ternyata bukan waktu untuk mencari uang, melainkan waktu untuk menambah kebaikan. Dan kesempatan itu sedang kita miliki hari ini.

Santri PONSU Isi Liburan dengan Cooking Class, Olah Daging Kurban Menjadi Bakso dan Siomay

Melalui kegiatan sederhana tersebut, PONSU berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi perkembangan karakter santri. Cooking class menjadi bukti bahwa waktu libur dapat diisi dengan aktivitas positif yang tidak hanya menambah keterampilan hidup, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan antara santri, pengasuh, dan para pendamping.

Wakaf Kecil, Pahala Besar: Menanam Kebaikan yang Tak Pernah Putus

Di tengah hidup yang serba sementara, wakaf seperti menghadirkan jejak kebaikan yang melampaui usia manusia. Tubuh boleh terkubur, nama mungkin perlahan dilupakan, tetapi manfaat yang ditinggalkan tetap hidup. Karena itu, wakaf bukan hanya tentang memberi benda. Ia juga tentang harapan. Harapan agar ada pahala yang terus menemani perjalanan seseorang bahkan setelah ia meninggalkan dunia.