Belajar Matematika Lewat Permainan, Santri Ponsu Antusias Ikuti Petualangan Bilangan

SIDOARJO – Suasana berbeda tampak di Gedung PONSU (Pondok Nur Sedekah Umat), milik Yayasan Nur Sedekah Umat (YNSU), Perum Taman Suko Asri II, Sidoarjo, Ahad (19/4). Puluhan santri mukim maupun non mukim mengikuti kegiatan bertajuk Bermain dan Belajar dalam Petualangan Bilangan. Kegiatan tersebut dikemas dalam suasana ceria dengan memadukan unsur permainan dan pembelajaran matematika dasar.

Program ini digelar sebagai respons atas fenomena masih banyaknya anak yang belum terampil – bahkan belum hafal – dalam operasi hitung penjumlahan maupun perkalian. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian, sebab kemampuan berhitung dasar merupakan fondasi penting bagi pembelajaran matematika pada jenjang berikutnya.

Pengelola PONSU kemudian menghadirkan metode belajar yang lebih menyenangkan agar anak-anak tidak merasa bosan hanya dengan mengerjakan soal latihan di buku. Dari gagasan itu lahirlah media belajar berupa rumah penjumlahan untuk siswa sekolah dasar kelas bawah, serta rumah perkalian untuk siswa SD kelas atas hingga tingkat SMP.

Dalam praktiknya, permainan ini dilakukan secara berkelompok maupun berpasangan. Para peserta diminta menentukan hasil jumlah atau hasil kali dari 2 bilangan, lalu menyusunnya menjadi barisan tertentu hingga membentuk pola yang disebut “rumah”. Peserta yang lebih dahulu menyusun pola secara lengkap dinyatakan unggul.

Namun permainan tidak berhenti pada kemampuan berhitung semata. Anak-anak juga diajak berpikir taktis. Mereka harus mampu menentukan langkah terbaik agar lawan tidak berhasil membentuk barisan rumah. Dengan demikian, selain mengasah ketelitian dan kecepatan berhitung, permainan tersebut juga melatih strategi, konsentrasi, serta kemampuan mengambil keputusan.

Selama kegiatan berlangsung, para santri tampak antusias. Mereka saling berlomba menjawab soal, sekaligus memberi dukungan kepada rekan satu tim. Sesekali terdengar sorak gembira ketika salah satu kelompok berhasil menyusun barisan rumah lebih cepat. Suasana kompetitif yang sehat membuat pembelajaran terasa ringan dan menyenangkan.

Pengelola PONSU menjelaskan bahwa rumah penjumlahan dan rumah perkalian merupakan salah satu strategi belajar dalam bentuk permainan yang bertujuan melatih tahap keterampilan berhitung dasar. Metode ini dinilai efektif karena anak belajar sambil bermain, sehingga materi lebih mudah dipahami dan diingat.

Selain digunakan sebagai sarana pembelajaran rutin, permainan ini juga berpotensi dikembangkan menjadi ajang kompetisi atau lomba antarpeserta. Dengan konsep sederhana namun edukatif, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan minat anak terhadap matematika sejak dini.

Melalui inovasi semacam ini, PONSU menunjukkan bahwa proses belajar tidak selalu harus berlangsung kaku di ruang kelas. Dengan pendekatan kreatif, pelajaran yang kerap dianggap sulit justru dapat berubah menjadi petualangan seru yang dinanti anak-anak.

~~~
Foto-foto lain dapat dilihat di sini:
https://www.ynsu.or.id/2026/04/galeri-foto-belajar-matematika-lewat-permainan-santri-ponsu-antusias-ikuti-petualangan-bilangan/

Admin YNSU

Yayasan Nur Sedekah Umat (YNSU) adalah organisasi nir labar berbentuk yayasan di bidang sosial. Memiliki semboyan: "Menggalang Potensi. Menebar Manfaat. Berkontribusi untuk Negeri. Meraih Ridhlo Ilahi."

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *